Sabtu, 26 Juli 2008

the Buddhis Meditasi dan Cara Awal yang Efisen menurut penggalaman



Yang pertama dari pelaksanaan dari suatu Meditasi Buddhis adalah :

Berawal dari perjalanan Sprituality kita dimana Meditasi itu dapat berjalan sedemikian rupa yang berjalan bersamaan Spritual setelah gegiatan dalam program latihan Meditasi vippasanna bhawana dan Meditasi vippasanna Samantha bhawana yang selalu kita lakukan dimana cara pelaksananya ditentukan dari organisasi tertentu dan kelompok tertentu baik didalam ke organisasian dianggota Shangha .

Kemudian ada cara yang efisien untuk melakukan cara awal dalam latihan Meditasi yaitu:
Yang tentunya adalah di kumpulkannya anggota yang akan melaksanakan Meditasi dengan memberi kabar kepada umat atau undangan kabar tentang pelaksanaan jadwal Meditasi dimana berlangsung dan ditempat mana tentunya di vihara dimana pelaksanaan Meditasi berlangsung ,didalam pelaksanaanya berawal dari kesepakatan dari terbentuknya suatu panitia didalam organisasi tertentu bersama anggota Shanga sebagai pembimbimg untuk pelaksanan Meditasi yang akan berlangsung.

Awal pertama didalam Meditasi :

Yaitu Namakara Gatha kemudian selanjutnya duduk dihadapan Buddhang rupa yang telah disediakan berserta anggota lainya ,setelah itu duduk bersila dan merilexsasikan badan dalam posisi duduk yang pertama : instruktur dari anggota sangha mengatakan dengan demikian : kita sekarang mengadakan Meditasi yang dari awal adalah mefocuskan suatu objeck yang tentunya objeck pernafasan yaitu Anapannasati yang memperhatikan dan menggamati keluar masuknya nafas antara mata memandang kedepan dan tertutup diantara hidung kebawah ,kemudian instruktur selanjutnya adalah berawal dari awal kepalah kita yang pertama : dari makhota kepalah kita dengan memerintakannya dari kita yaitu : Makhota rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian



  • Ubun-ubun rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Kening rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Pelipis rireksi ,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Bola mata kanan bola mata kiri rireksi,kendor,rasakan,sensasinya kemudian

  • Pipih kanan pipi kiri rireksi,kendor,rasakan,sensasinya kemudian

  • Hidung rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Mulut dan lida rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Rahang gigi atas kanan dan kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Rahang gigi bawah kanan dan kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Kemudian Dagu rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Telinga kanan dan telinga kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Kepalah bagian belakang rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Otak besar kanan otak besar kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Otak kecil kanan oatak kecil kiri rireksi kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Leher kanan dan leher kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Leher depan dan leher belakang rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Bahu atas kanan dan bahu atas kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Bahu tangan kanan dan bahu tangan kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Kemudian siku kanan dan siku kiri tangan rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Pegelangan tangan kanan dan pengelangan tangan kiri rireksi,kendor,rasakan

  • Sensasinya kemudian telapak tangan kanan dan telapak tangan kiri rireksi

  • Kendor,rasakan sensasinya kemudian punggung telapak tangan kanan dan

  • Punggung Telapak tangan kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Lima Jari-jari tangan kanan dan lima jari-jari tangan kiri rireksi,kendor,rasakan

  • Sensasinya kemudian dada depan kanan dan dada depan kiri rireksi,kendor

  • Rasakan sensasinya kemudian punggung belakan kanan dan punggung

  • Belakang kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian perut bagian depan

  • Rireksi ,kendor,rasakan sensasinya kemudian pinggang kanan dan pinggang

  • Kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian pinggul kanan dan pinggul

  • Kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian pahak atas kanan dan pahak

  • Atas kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian pahak bawah kanan dan

  • Pahak bawah kanan dan pahak bawah kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Kemudian dengkul kanan dan dengkul kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Tulang kering kanan dan tulang kering kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Betis bawah kanan dan betis bawah kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Pegelangan kaki kanan dan pegelangan kaki kiri rireksi,kendor,rasakan

  • Sensasinya kemudian telapak kaki kanan dan telapak kaki kiri rireksi,kendor

  • Rasakan sensasinya kemudian punggung kaki kanan dan punggung

  • Kaki kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian lima jari-jari kaki kanan

  • Lima jari-jari kaki kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya .

  • Kemudian tenggorokan saluran pernafasan rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Kemudian paru-paru kanan dan paru-paru kiri rireksi,kendor,rasakan

  • Sensasinya kemudian jantung rireksi,kendor,rasakan sensasinya

  • Lambung usus besar rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Usus keci usus dua belas jari rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Ginjal kanan dan ginjal kiri rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Limpa rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Hati atau lever rireksi,kendor,rasakan sensasinya kemudian

  • Kantung keni rireksi,kendor,rasakan sensasinya.

Sehingga intruksi selanjutnya adalah duduk dan diam untuk konsentrasikan suatu objeck yang kita inginkan menurut pandangan yang begitu banyaknya didalam kehidupan kita yang kita hadapi oleh problema –problema yang kehidupan kita sehari-hari dapat kita latih dan mengamati dan melepas timbul dan lenyapnya suatu masalah misalnya atau timbulnya suatu masalah satu negative dan satu positive sutu pikiran .sati yang mugkin tak perna kita selesaikan satu persatu dapat kita selesaikan dengan baik mungkin dimana kita dapat mengalami suatu kesibukan yang kita hadapi sehari-hari didalam hidup kita sebagai anak manusia yang tak luput dari bermacam=macam masalah yang kita hadapi baik di keluarga kita baik diluar keluarga kita atau di dalam perkerjaan kita dimana kita berkerja dan untuk mempertahankan kehidupan kita untuk mencari nafkah baik untuk diri kita sendiri baik untuk keluarga kita yang tentutnya yang berkeluarga yah istri dan anak-anaknya dan tentunya kedua orang tua kita didalam keluarga kita .

Meskipun keadaan ini dapat memungkinkan kita untuk melaksanakan Meditasi yang bisa saja membuat kita merasa tenang dan bahagia dari semua permasalah yang kita hadapai satu persatu .pengalaman yang saya dapati dari sprituality sebagai rohaniawan Buddhis tidak luput dari pengalam sehari-hari dalam seprituality yang terutama yaitu : an :
Pengalam Yang satu (1):
Saya dalam pelaksanan spirituality yang saya jalankan dimana pada awalnya mengikuti guru atau abang guru yang senior untuk menuntun kearah yang kita jalankan religion suatu spirituality yang biasnya berawal dari chenting dipagi hari dan chenting disore hari kemudian sprituality pelaksanan undangan dari umat yang tentunya undangan pemberkatan suatu masalah yaitu :undangan orang meninggal, undangan orang pernikaan,undangan orang menbeli rumah baru,undangan orang sakit,undangan makan untuk para bhikku shanga dan lain-lain ada lain yang saya ceritakan adalah undangan orang mati yang biasanya di undang oleh umat untuk pemberkatan orang yang meningga
Yang tentunya dengan pembacaan chenting parita suci dan sprituality dengan pemberkatan dengan air blessing kemudian selanjutnya sampai selesai .



Pengalam Yang kedua (2):
Berbicara tentang kotbah
Dhamma :
Dhamma dhesanna berawal dari kita untuk menuntun suatu permasalahan yang kita ceritakan disuatu tempat dan keadaan dimana situasi kita berada : contonya dalam suatu
Acara dhamma desanna di vihara yaitu cerita dhamma desanna tentang triratna yaitu Buddha ,Dhamma,Shanga kalau sejarah agama Buddha mengenai sejarah kelahiran shang Buddha dan pencapaian penerangan sempurna dihutan uluvela kemudian parinibhananya shang Buddha yang tentunya didalam acara memperigati hari tertentu misalanya
Hari wessak,hari Ashada,hari khatina .setelah itu sprituality hari masuknya hari vassa untuk para bhikku Shanga yang menjalankan masa Vassa dimana masa musim hujan untuk menetap selama tiga bulan di vihara tertentu.
Dan sedikit kutipan dimana sprituality dalam masa vassa para bhikku hanya berdiam di vehara dan melaksanakan chenting pagi hari dan chenting disore hari kemudian selanjutnya waktu Meditasi agak banyak dalam waktu itu.
Diselah-selah kehidupan didalam Spirituality dari Buddha maka selalu kita dapati sebagai berikut ini : sebagai umant Buddha yang dapat kita jumpai dalam permasalah spirituality dari Buddha,Darmma,dan Shanga banyak yang kita ketemukan yaitu: kalau seorang bhikku biasanya yaitu mengikuti spirituality dari kehidupan menjalankan program spirituality itu.seperti hanya yang kami jalankan tentang acara memasuki massa vassa dan sebelumnya waktu yang dan bulan memasuki bulan dan hari ashada yang diperingati setiap tahun dan kemudian bersamaan meperingati dan melaksanakan pindapata bunga yang disini artinya : pada jaman dahuluh shiddatha gotama yaitu shang Buddha seusai mepertunjukan masalah pindapata yang melalui satu tiang tongkat tinggi yang di letakan shang Buddha yang kemudian shang Buddha mengatakan siapa yang bisa mengambilnya tampa memanjat dialah arahat kemudian monggalan menujukan dirinya saya bisa dan kemudian shang Buddha mengatakan itu bukan tugasmu meskipun kamu sanggup mengambilnya setelah itu shang Buddha mengambinya dengan kekuatan abhinnya dengan terbang kemudiam pergi pindapata di sorga Thavatimssa dan bervassa disana selama tiga bulan lamanya .

Bila mana Hingga disaat itu setelah pelaksanan pindapata bunga berawal dari cerita darmma dan dilaksanakan oleh para bhikku saat itu seperti yang dilakukan yang pertama kali di kota medan tentunya dan sekitarnya sangat bermamfat bagi kita semua disamping umat dapat berkesempatan untuk berbuat baik dan menambah parami abhinnya untuk berdana lilin untuk penerangan dan berdana bunga untuk kebahagian dan kesejateraan serta penuh metta yaitu cinta kasih sesama makhluk hidup tentunya ,dijaman sekarang yang tentunya tidak luput oleh bantuan umat yang tentunya terbentuknya suatu organisasi dari panitia itu sendiri yang turut serta memperingatinya pindapata bung tersebut.

Cita rasa kebersaman Kemudian terujut untuk kebahagian kita tentunya dari permasalahan yang kita hadapi setelah memasuki massa vassa di vihara dimana kita menginam atau berdiam selama musim hujan selama tiga bulan

Tidak ada komentar: